Kamus Bahasa Daerah di Indonesia

Kamus Bahasa Daerah

Sama halnya ketika Anda mempelajari bahasa asing, dengan belajar bahasa dalam negeri metodenya juga sama saja. Hanya bermodalkan serius, semangat dan jangan pernah menyerah jika menemukan kesulitan. Semuanya akan terlewati, kemudian juga memakai kamus bahasa daerah.

Apa itu Kamus Bahasa Daerah?

Proses pembelajaran bahasa asing maupun daerah, semuanya sama saja. Hanya setiap orang pastilah memiliki caranya sendiri-sendiri. Seperti halnya dengan menggunakan kamus khusus sebagai acuannya. Mengingat kamus memang dapat membantu setiap orang untuk menemukan kata terkait.

Kamus bahasa daerah ini juga akan membantu Anda dalam proses pembelajaran. Di dalamnya pasti akan jauh lebih lengkap dan terstruktur, sehingga metode belajar menjadi runtut dan tidak membuat bingung. Jadi, ada baiknya menggunakan kamus dan mempelajarinya secara rutin supaya hafal.

Penghafalan suatu kosakata dari bahasa daerah ini sangatlah penting, sebelum melangkah ke materi yang lebih sulit seperti percakapan. Pastilah Anda harus mengetahui kosakatanya terlebih dahulu, baru kemudian mencoba mempraktikkannya. Di dalam kamus juga pastinya ada contoh percakapan.

Beberapa Bahasa Daerah di Indonesia

Bahasa daerah yang ada di Indonesia sudah pasti sangat banyak serta terdiri dari keunikan masing-masing. Namun, dari banyaknya bahasa tersebut tidak semuanya terpakai. Akan tetapi ada beberapa bahasa yang hingga saat ini banyak masyarakat gunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

  1. Bahasa Jawa

Salah satu bahasa daerah yang hingga saat ini masih masyarakat gunakan, yaitu bahasa Jawa. Jika menjumpai materi pembelajaran sekolah dasar, bahasa daerah ini sangatlah umum dan patut untuk dipelajari sejak dini. Biasanya bahasa ini banyak orang gunakan dari Jawa Tengah dan juga Timur.

Tidak hanya itu saja, ternyata bahasa daerah ini memiliki penutur bahasa Jawa yang sudah tersebar ke luar negeri. Antaranya di Malaysia, Singapura, Suriname, dan Kaledonia Baru. Bahasanya sendiri mempunyai tingkatan, mulai dari Ngoko, Krama dan Madya. Seperti yang halus sampai dengan kasar.

  1. Bahasa Madura

Pernahkah Anda menjumpai seseorang yang memiliki logat atau cara berbicaranya yang cukup cepat? Terlebih lagi kosakatanya berbeda dari bahasa kebanyakan. Bisa jadi orang tersebut merupakan orang madura, mengingat orang di sana memiliki dialek yang cukup cepat dalam bicara.

Bahasa Madura ini biasanya banyak orang gunakan di kawasan pantai Utara Jawa Timur juga, jadi tidak hanya di pulau Madura saja. Bahkan penuturannya juga berada di wilayah Surabaya sekitarnya Malang, Kalimantan sampai dengan Masalembo. Bahasa ini terpengaruh oleh Melayu, Bugis, Jawa dan Tionghoa.

  1. Bahasa Sunda

Tahukah Anda bahwa bahasa Sunda ini memiliki banyak penuturan yang terdapat di pulau Jawa bagian Barat. Tidak hanya itu saja, masyarakat yang ada di sana juga telah banyak melakukan migrasi ke tempat lain. Sama seperti bahasa Jawa pada umumnya, bahasa ini mempunyai dialek.

Dialeknya juga cukup bervariasi, seperti dialek barat daerah Banten Selatan, dialek utara di Bogor, dialek selatan / priangan di Bandung, dialek tengah timur Majalengka, timur laut di Kuningan dan yang terakhir tenggara di Ciamis. Itulah mengapa banyak orang, Sunda sangatlah unik dan menarik.

  1. Bahasa Musi dan Bugis

Bahasa Musi ini merupakan bahasa yang banyak penutupnya, iaitu berasal dari sepanjang hulu dan juga hilir di sungai Musi provinsi Sumatera Selatan. Biasanya bahasa tersebut seringkali banyak orang sebut sebagai bahasa Sekayu serta Palembang. Kemudian, ada lagi bahasa Bugis.

Bahasa Bugis ini juga memiliki penutur yang berasal dari Sulawesi Selatan. Tidak hanya itu saja, kabarnya penutur bahasa Bugis juga berasal dari daerah yang lain. Seperti di provinsi Sulawesi, yang pastinya bukan di daerah Kalimantan, Papua, Maluku, Sabah (Malaysia), Sumatera dan lain-lain.

  1. Bahasa Minangkabau dan Banjar

Bahasa Minangkabau juga merupakan salah satu bahasa daerah yang hingga saat ini masih orang gunakan sebagai bahasa sehari-hari. Penuturannya berasal dari provinsi Sumatera Barat, di bagian barat yaitu Riau dan Malaysia (Negeri Sembilan). Selain itu juga ada di daerah lain, karena orang sana banyak merantau.

Kemudian, juga ada bahasa Banjar merupakan bahasa yang memiliki penuturan oleh suku Banjar di Kalimantan bagian Selatan. Tidak hanya itu saja, penuturannya juga berasal dari daerah lain seperti pada Kalimantan Timur, Tengah, Riau serta Kabupaten Indragiri Hilir.

  1. Bahasa Bali dan Aceh

Bahasa daerah yang lain termasuk bahasa Bali juga, bahasa ini merupakan bahasa yang dituturkan oleh warga dari pulau Bali, ujung timur pulau Jawa dan juga Lombok. Sedangkan di daerah Lombok, bahasa ini justru memiliki penuturan di sekitar kota Mataram. Untuk pulau Jawa di Banyuwangi.

Kemudian, ada bahasa Aceh yang sampai saat ini menjadi bahasa daerah paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Bahasa ini memiliki penutur yang berasal dari pesisir, sebagian dari kepulauan Aceh serta pedalaman. Terkecuali tiga kecamatan di Aceh bagian Timur.

Tips Belajar Bahasa Daerah dengan Baik dan Cepat

Dengan mempelajari bahasa daerah ini, Anda akan mudah untuk bisa lebih akrab dengan masyarakat dari daerah lain. Nah, untuk dapat belajar bahasa ini tentu saja harus melalui beberapa cara supaya tidak menemukan kesulitan di tengah jalan. Apalagi belajar itu harus terstruktur.

  1. Memiliki Niat yang Kuat

Saat hendak melakukan sesuatu untuk dapat mencapai tujuan, niat adalah salah satu hal yang paling mempengaruhi Anda. Sama halnya pada saat belajar bahasa daerah ini, para pelajar harus memiliki niatan yang kuat. Supaya tidak akan mudah mengeluh ketika menemukan kesulitan.

Sebenarnya, sudah menjadi hal yang paling umum untuk bisa berhasil melakukan sesuatu, niat harus Anda tanam dalam diri. Supaya bisa menanam niat kuat ini, ketahuilah apa saja keuntungan yang nantinya bisa didapatkan ketika sudah selesai menguasai tujuan.

  1. Menemukan Sisi Fun-nya

Kemudian, dalam belajar bahasa daerah Anda juga harus bisa menemukan sisi menarik atau fun-nya. Tidak semua orang merasa senang belajar bahasa ini, mengingat karakter setiap orang itu berbeda-beda. Oleh karena itu, pikirkan bahwa dengan belajar bahasa daerah maka akan dapat apa.

Seperti misalnya, Anda bisa mendapatkan ilmu yang berlebih. Jadi, ketika mengunjungi suatu tempat yang sebelumnya sudah belajar bahasa daerah tersebut, maka akan dengan mudah berkomunikasi dengan orang yang ada di sana tentu saja. Bukankah itu menjadi jauh lebih menarik?

  1. Belajar Percakapan Bahasa Daerah

Salah satu tips supaya proses pembelajaran bahasa daerah bisa berlangsung dengan baik dan cepat, Anda perlu melakukan metode khusus yaitu dengan mengetahui percakapan dari bahasa daerah tersebut. Kemudian, terapkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Hasilnya akan dengan mudah untuk mempraktekkan bersama orang lain, jika Anda melakukannya secara rutin. Jadi, ada baiknya lakukanlah percakapan bersama dengan teman atau keluarga setiap hari menggunakan bahasa tersebut.

  1. Mendengarkan Dialog

Di era yang semakin canggih seperti saat ini, Anda bisa menggunakan sosial media untuk bisa mendapatkan dialog percakapan dari bahasa daerah terkait. Cari saja di Youtube atau blog lain, yang terpenting bisa mendengarkan percakapan secara leluasa.

Dengan mendengarkan percakapan maupun dialog ini, Anda akan semakin terbiasa dengan cara orang dari daerah tersebut bicara. Kemudian, catat beberapa kosakata yang tidak paham lalu cari artinya di internet selepas mendengar audio.

Seperti itulah pembahasan secara lengkap dari kamus bahasa daerah. Anda juga dapat mendapatkan kamus bahasa Cina dan kamus bahasa Belanda pada situs Maknaa.com. Beserta dengan penjelasan kamusnya, bahasa daerah yang masih banyak orang gunakan hingga saat ini sampai dengan membahas mengenai tips belajar secara efisien. Semoga artikelnya dapat membantu Anda.

2 thoughts on “Kamus Bahasa Daerah di Indonesia”

  1. Pingback: Kamus Bahasa Thailand dan Hal Menarik di Dalamnya

  2. Pingback: Kamus Bahasa Karo dan Beberapa Pelafalannya

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *