Arti Kata "Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/gadai-terdorong-ke-pajak-sehari-sebulan-juga

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga Perbuatan yang terlanjur (walaupun hanya berbuat sedikit, akibatnya sama juga dengan yang berbuat banyak).

Lebih lanjut mengenai Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga

Gadai terdorong ke pajak, sehari sebulan juga terdiri dari 7 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Banyak makan garam Banyak pengalaman.
Banyak tukang di mata dan di mulut, sedikit tukang di tangan Hanya pandai berkata-kata, tetapi tidak pandai dalam mengerjakan.
Dengan kartu terbuka Dengan terus terang.
Hanya air dingin yang dapat memadamkan api Hanya tingkah laku dan budi bahasa yang lemah lembut saja yang dapat meredakan kemarahan seseorang.
Walaupun ada umpan, belum tentu ada ikan Walaupun dalam melakukan suatu pekerjaan telah ada persediaan yang cukup/memadai, tetapi belum tentu akan berhasil dengan baik.
Banyak air sedikit minyak, minyak juga di atas Kedudukan yang tidak sama antara orang biasa dengan orang yang berpangkat.
Banyak udang banyak garam, banyak orang banyak ragam Masing-masing orang memiliki pendapat (kemauan) sendiri-sendiri; semakin banyak orang semakin banyak pula pendapat dan kemauannya.
Sama naik bagai gelombang, sama turrun bak kapencong Dua hal atau kejadian yang sama keadaannya.
Sama rasa sama rata Segala suka duka ditanggung bersama.
Sama turun dengan malim Bercerai dengan suaminya setelah menikah selama satu bulan.
Sedikit bicara banyak bekerja Lebih baik buktikan dalam hal pekerjaan daripada terlalu banyak berbicara; orang yang mapan dalam melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak banyak bicara.
Walaupun disepuh emas lancung, kilat tembaga tampak Bagaimana pun orang jahat/biadab diajari, tetap saja sifatnya yang jahat/biadab itu akan kelihatan juga.
Banyak habis, sedikit sedang Perihal membelanjakan uang.
Berbuat di alang tahun, belayar di luar musim Mengerjakan sesuatu bukan/tidak pada waktunya; salah waktu. (alang = tengah-tengah)
Berbuat kerja seperti Mak Judai Selalu membengkalaikan (terhenti sebelum selesai) pekerjaannya.
Berbuat kerja seperti yajud wa majud Orang yang bekerja di tengah jalan (tidak dari awal) karena malas atau terlalu sibuk. (yajud wa majud = suku bangsa yang akan membinasakan dunia saat menjelang kiamat)
Sedikit hujan, banyak yang basah Perkara kecil yang dapat membuat beberapa pihak saling membenci/dendam.
Sedikit kerja banyak beruntung Perihal orang yang sangat malas.
Walaupun setandan bagi kepala, namun untung berkelainan Rezeki setiap orang berbeda-beda.
Badan bersaudara, emas perak tiada bersaudara; kasih saudara sama ada, kasih bapa menokok harta yang ada, kasih ibu sama rata; kasih sahabat sama binasa Walaupun orang-orang lemah berada di bawah kuasa orang yang kuat, tetapi hatinya masih tetap bebas.

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z