Arti Kata "Gagak bersuara murai" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/gagak-bersuara-murai

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Gagak bersuara murai menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Gagak bersuara murai Rupanya bodoh/dungu/hina, tetapi baik tingkah laku dan budi bahasanya.

Lebih lanjut mengenai Gagak bersuara murai

Gagak bersuara murai terdiri dari 3 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Baik berjagung-jagung, sementara padi belum masak Selama belum ada yang lebih baik, maka yang kurang baik pun dipakai dulu.
Baik membawa resmi ayam betina, supaya tidak ada bencana Lebih baik merendah daripada sombong, supaya selamat dalam hidup. (resmi = sifat)
Baik membawa resmi padi, daripada membawa resmi lalang Tidak sombong. (resmi = sifat)
Hancur badan dikandung tanah, budi baik terkenang juga Budi pekerti orang yang baik tidak akan dilupakan walaupun sudah mati/meninggal.
Hutang emas dapat dibayar, hutang budi dibawa mati Budi baik orang hendaklah dikenang selama-lamanya, karena budi baik tidak semata-mata dapat dibayar dengan uang.
Utang emas dapat dibayar, utang budi dibawa mati Budi baik seseorang haruslah diingat/dikenang selamanya, karena budi baik tersebut tidak semata-mata dapat dibayar dengan uang.
Yang elok budi, yang indah bahasa Budi pekerti yang baik dapat membuat orang lain merasa dihormati.
Ada ubi ada talas, ada budi ada balas Perbuatan baik dibalas baik, perbuatan jahat dibalas jahat.
Bagai tikus membaiki labu Hendak memperbaiki barang/hal yang tidak diketahui.
Daripada cempedak baiklah nangka, daripada tidak baiklah ada Lebih baik sedikit daripada tidak sama sekali.
Daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat.
Daripada hidup bergelumang tahi, lebih baik mati bertimbun bunga Lebih baik mati daripada harus menanggung malu yang teramat sangat. (bergelumang = berlumur)
Elok basa bekal hidup, elok budi bekal mati Orang yang baik budi bahasanya akan jadi kesayangan orang lain semasa hidupnya, dan kemudian sesudah meninggal ia akan menjadi orang baik yang dikenang. (basa = tegur sapa)
Gajah memamah aris, baik diikat kera kecil yang memakan buah kayu Daripada mengharapkan suatu hal yang besar yang tak mungkin didapatkan, lebih baik menerima sesuatu hal yang kecil yang sudah ada dalam genggaman. (aris = getah kayu yang sudah beku)
Hari baik dibuang-buang, hari buruk dikejar-kejar Waktu yang baik dibiarkan berlalu, kemudian tergopoh-gopoh mengerjakan sesuatu di waktu yang sudah sempit/sedikit.
Hari ini terlebih baik daripada besok Sebaiknya pekerjaan yang dapat diusahakan/dikerjakan hari ini jangan ditangguhkan sampai besok/berlarut-larut.
Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik juga di negeri sendiri Walau bagaimanapun mewah dan makmurnya negeri orang, namun negeri sendirilah yang lebih baik.
Hujan emas perak di negeri orang, hujan keris lembing di negeri kita, baik juga di negeri kita Walau bagaimanapun mewah dan makmurnya negeri orang, namun negeri sendirilah yang lebih baik.
Hujan keris lembing di negeri kita, hujan emas perak di negeri orang, baik juga di negeri kita Walau bagaimanapun mewah dan makmurnya negeri orang, namun negeri sendirilah yang lebih baik.
Jangan memangku ayam jantan, baik memangku ayam betina Rezeki yang halal itu lebih baik daripada rezeki yang haram.

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z