Arti Kata "Gajah dipandang seperti kuman" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/gajah-dipandang-seperti-kuman

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Gajah dipandang seperti kuman menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Gajah dipandang seperti kuman Terlalu marah.

Lebih lanjut mengenai Gajah dipandang seperti kuman

Gajah dipandang seperti kuman terdiri dari 4 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Terlalu panggan jadi hangus Terlalu menyanjung/membanggakan diri dan akhirnya jatuh juga.
Terlalu tinggi jatuh, terlalu panjang patah Orang yang terlalu meninggikan/menyanjung dirinya pada akhirnya akan jatuh juga.
Marahkan pijat kelambu dibakar, tidur terdedah Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.
Marahkan telaga yang kering, timba dipecahkan Jika seseorang yang dimintai pertolongan tidak dapat menolong, maka sebaiknya mintalah pertolongan dari orang lain.
Marahkan tikus rengkiang dibakar Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.
Terlalu panggang hangus Setiap orang memiliki kekurangan, maka janganlah menyombongkan/membanggakan diri.
Hendak harum terlalu hangit Karena terlalu hendak meninggikan diri, akhirnya hanya mendapat malu.
Hendak panjang terlalu, patah Karena terlalu hendak meninggikan diri, akhirnya hanya mendapat malu.
Hendak tinggi terlalu, jatuh Karena terlalu hendak meninggikan diri, akhirnya hanya mendapat malu.
Kalau dipujuk makin menyebal, kalau dimarah baru tertawa Sifat yang sangat bertentangan dengan kondisi umum.
Karena lotong terlalu makan, tupai dijulai timpa perasaan Orang besar yang bersuka-ria, orang kecil yang gembira berlebihan. (lotong = kera hitam)
Sudah terlalu malam, apa hendak dikata lagi Sesuatu yang telah terlanjur mati dan tidak bisa diapa-apakan lagi.
Bagai bertanak di kuali Terlalu murah hati hingga akhirnya binasa karenanya.
Bagai galah dijual Terlalu miskin; kalah judi.
Bagai tagar di Pulau Sembilan Terlalu sombong. (tagar = gemuruh/guntur)
Berbaur pangkal perceraian Terlalu karib/akrab dapat mempermudah timbulnya perselisihan.
Dikatakan berhuma lebar, sesapan di halaman Terlalu mengagung-agungkan/menyombongkan harta dan kemampuan miliknya, padahal sebenarnya tidak seberapa. (sesapan = semak belukar)
Ditempuh nyamuk terbalik, ditindih lalat tak dapat bangkit Terlalu lemah; tidak berdaya dalam menghadapi sesuatu.
Gajah dipandang seperti kuman Terlalu marah.
Kikir pari belulang kering, direndam tujuh hari tak basah Terlalu degil atau terlalu kikir; orang yang kuat/berkuasa.

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z