Arti Kata "Habis miang karena bergeser" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/habis-miang-karena-bergeser

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Habis miang karena bergeser menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Habis miang karena bergeser Sesuatu yang kurang menyenangkan tidak akan terasa sulit apabila telah menjadi kebiasaan.

Lebih lanjut mengenai Habis miang karena bergeser

Habis miang karena bergeser terdiri dari 4 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Telah penuh sebagai sukat Telah habis kesabarannya.
Akan memikul tiada berbahu, akan menjunjung kepala luncung Tidak berdaya dalam mengerjakan suatu pekerjaan, karena kurang berpengetahuan atau kurang beruang.
Apabila orang miskin menghendaki uang, dia mendapat anak; apabila orang kaya menghendaki anak, dia mendapat uang Hasil yang tidak sesuai dengan keinginan; sesuatu yang diharapkan tidak sama dengan yang diperoleh.
Apabila tumbuh-nyiur itu patah, tumbuh-nyiur juga akan gantinya Pengganti dari sesuatu yang hilang haruslah yang sama pula.
Kurang budi teraba-raba, tidak ilmu suluh padam Orang yang kurang siasat dalam suatu perkara, akhirnya hanya akan mendapatkan kesulitan.
Kurang luas tapak tangan, nyiru saya tampungkan Ingin mendapatkan sesuatu sebanyak-banyaknya; sangat berbesar hati.
Kurang sesayat sebelanga Hampir cukup; kurang sedikit saja.
Kurang sisik, tinggal lidi di buku; selidik, tinggal kaji di guru Suatu tujuan/maksud tidak akan tercapai tanpa usaha (bersusah payah).
Kurang taksir hilang laba Sedikit saja kurang hati-hati, bisa mendatangkan kerugian atau bahaya yang besar.
Kurang tambah-menambah, senteng bilai-membilai Saling tolong-menolong dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. (senteng = kurang cukup) (bilai = sambung)
Kurang-kurang bubur, lebih-lebih sudu Perkara kecil yang menjadi besar karena sering diperbincangkan orang; banyak bicara, padahal pengetahuannya hanya sedikit.
Telah busuk makan peda Melakukan sesuatu yang sudah terlambat.
Telah dapat gading bertua, terbuang tanduk kerbau mati Karena mendapatkan sesuatu yang baru, yang lama diabaikan/ditinggalkan.
Telah mendapat gading bertuah, terbuang tanduk kerbau mati Karena mendapatkan sesuatu yang baru, yang lama diabaikan/ditinggalkan.
Telah menjadi darah daging Sudah menjadi kebiasaan.
Telah panas hari, lupa kacang akan kulitnya Seseorang yang lupa akan asal-usulnya atau jati dirinya.
Akan dijadikan tabuh, singkat; akan dijadikan gendang, berlebih Ilmu pengetahuan yang serba tanggung.
Akan mengaji, suratlah hilang; akan bertanya, gurulah mati Orang yang berada dalam keadaan serba salah.
Akan pembasuh kaki Hadiah kepada orang yang berjasa.
Kurang kerat, rengkuh yang lebih Banyak bicara, tetapi hasilnya sedikit (atau tidak ada).

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z