Arti Kata "Jadi dinding lasak peti manian" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/jadi-dinding-lasak-peti-manian

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Jadi dinding lasak peti manian menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Jadi dinding lasak peti manian Orang yang menjadi harapan raja/orang besar. (lasak = masuk) (peti manian = tempat menyimpan barang berharga)

Lebih lanjut mengenai Jadi dinding lasak peti manian

Jadi dinding lasak peti manian terdiri dari 5 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Masuk ambung tak masuk bilang Masuk ke dalam majlis/perkumpulan yang besar tetapi tidak masuk hitungan (karena hina atau bodoh).
Masuk sarang harimau Masuk ke dalam bahaya besar.
Masuk tak genap, keluar tak ganjil Orang yang tidak berharga di masyarakat.
Masuk bagai lubang penjahit, keluar bagai lubang tabuh Lebih besar belanja/pengeluaran daripada penghasilan.
Masuk di dalam kawan gajah berdering Mencoba menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan. (berdering = bunyi genta)
Masuk geronggang bawa pelita Jika hendak melakukan suatu pekerjaan yang tidak diketahui, sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu agar jelas atau meminta bantuan pada orang yang ahli. (geronggang = rongga di dalam batu atau kayu)
Masuk ke dalam kandang kambing mengembik, masuk ke dalam kandang kerbau menguak Mencoba menyesuaikan diri dengan tempat dan keadaan.
Masuk ke kampung orang bawa ayam betina, jalan di tepi-tepi, benang arang orang jangan dipijak, duduk di tapak tangga, mandi di hilir orang, berdiri di luar-luar gelanggang Jika merantau ke negeri asing hendaklah selalu mengalah, jangan melakukan pekerjaan yang buruk/tidak sesuai adat, selalu bersikap merendah, jangan suka mendahului orang, dan jangan menyombongkan diri.
Masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri Nasihat atau pelajaran yang tidak dimasukkan ke dalam ingatan/tidak dihiraukan.
Masuk lima keluar sepuluh Lebih besar belanja/pengeluaran dibandingkan penghasilan.
Masuk meliang penjahit, keluar meliang tabuh Lebih besar belanja/pengeluaran dibandingkan penghasilan.
Tempat makan jangan diberaki Jangan melakukan perbuatan buruk kepada orang yang telah memberikan kebaikan kepada kita.
Barang dimana pun pantat periuk itu hitam juga Dimana pun juga, kesalahan tetap adalah kesalahan.
Masuk ke negeri orang bertanamlah ubi, jangan bertanam tembilang Jika pergi merantau ke negeri asing hendaklah mencari sesuatu yang berguna (harta, ilmu pengetahuan, dsb), janganlah membuang-buang waktu dengan percuma/sia-sia.
Masuk langau ke mulutnya Terheran-heran sampai mulutnya menganga.
Ada padi, segala menjadi Orang yang mampu dan berilmu, segala maksudnya mudah tercapai.
Anak anjing takkan menjadi anak musang jebat Orang yang tidak berpengetahuan tidak akan mendapatkan kedudukan baik.
Anak harimau menjadi anak kambing Orang yang lupa darimana ia berasal dan mulai sombong karena harta duniawi.
Anak harimau takkan menjadi anak kambing Orang yang bersifat pemberani tidak akan pernah menjadi penakut.
Anak kambing takkan menjadi anak harimau Orang yang bersifat pengecut/penakut tidak akan pernah menjadi pemberani.

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z