Arti Kata "Lading tak tahu akan majalnya" menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa/lading-tak-tahu-akan-majalnya

Halaman ini menjelaskan Arti Kata Lading tak tahu akan majalnya menurut Kamus Peribahasa.

No Kata Arti
1 Lading tak tahu akan majalnya Tidak insaf akan keadaan dirinya. (majal = tumpul, tidak tajam)

Lebih lanjut mengenai Lading tak tahu akan majalnya

Lading tak tahu akan majalnya terdiri dari 5 kata. Kata tersebut mempunyai 20 kata terkait yakni sebagai berikut:

Akan memikul tiada berbahu, akan menjunjung kepala luncung Tidak berdaya dalam mengerjakan suatu pekerjaan, karena kurang berpengetahuan atau kurang beruang.
Akan mengaji, suratlah hilang; akan bertanya, gurulah mati Orang yang berada dalam keadaan serba salah.
Akan dijadikan tabuh, singkat; akan dijadikan gendang, berlebih Ilmu pengetahuan yang serba tanggung.
Akan pembasuh kaki Hadiah kepada orang yang berjasa.
Sayang buah kepayang dimakan mabuk, dibuang sayang Keadaan yang serba salah.
Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang Kasih sayang hanya pada waktu bertemu saja, setelah berjauhan lalu dilupakan.
Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan Baik derita maupun bahagia dirasakan secara bersama-sama.
Anjing biasa makan tahi, jika tak makan mencium ada juga Orang yang biasa berbuat jahat, sekali-sekali akan teringat juga untuk mengulanginya.
Arang itu, jika dibasuh dengan air mawar sekalipun, tiada akan putih Orang jahat, walaupun diberi kesenangan, namun kalau sudah mendapatkan kesempatan pasti akan diulangnya lagi perbuatan jahatnya.
Awal dikenal di akhir tidak, alamat badan akan rusak Orang yang tidak berhati-hati dalam melakukan pekerjaannya, pada akhirnya akan menyesal dan kecewa.
Ayam beroga kalau diberi makan di pinggan emas sekalipun ke hutan juga perginya Betapa pun senangnya di negeri lain/asing, pasti teringat juga akan negeri asal. (ayam beroga = ayam hutan)
Badak makan anak Bagaimanapun orang saling mengasihi, tetapi dengan mudah juga dapat diceraikan, karena orang lebih mengutamakan harta benda.
Bagai bertemu buah simalakama; dimakan mati bapa, tidak dimakan mati ibu Menghadapi suatu masalah yang sangat sulit; berada dalam keadaan yang serba salah.
Bagai melompati pagar tiga hasta, akan dilompati rendah, akan dilangkahi tinggi Suatu keadaan yang serba salah.
Bagaimana pohon tiada akan tumbang dipanah halilintar, baluhan kulit ada di batangnya Orang yang berteman dengan orang jahat pada akhirnya juga akan ikut terlibat dalam kejahatan. (baluhan = batang yang sudah berlubang)
Bak membelah kepayang muda, dimakan mabuk, dicampak sayang Menghadapi suatu masalah yang sangat sulit; berada dalam keadaan yang serba salah.
Belakang parang lagi kalau diasah niscaya tajam Biar bodoh sekalipun, kalau belajar dengan bersungguh-sungguh, niscaya akan menjadi pandai.
Benci akan mencit seekor, rengkiang disunu Karena merasa takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar diabaikan. (mencit = tikus) (rengkiang = lumbung) (sunu = bakar)
Berdengking si tua memekik, mustahil akan menggigit jema Orang yang terlalu marah sambil berteriak-teriak biasanya tidak sampai menggunakan tangan untuk memukul. (si tua = harimau) (jema = orang)
Condong yang akan menimpa Perbuatan/pekerjaan yang sangat membahayakan.

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z