Kata Awalan J Menurut Kamus Peribahasa

Pranala (link): https://www.maknaa.com/peribahasa

Indeks Kamus Peribahasa

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Tabel Kamus Peribahasa

No Kata Arti
1 Jadi air mandi Sudah jadi kebiasaan.
2 Jadi alas cakap Hadiah kepada orang yang berjasa.
3 Jadi bapa kuda Lelaki yang menikah dengan banyak wanita dan suka bersenang-senang di rumah isterinya tanpa mengerjakan suatu pekerjaan.
4 Jadi bumi langit Orang yang sangat diharapkan pertolongannya dan segala nasihatnya dituruti.
5 Jadi dinding lasak peti manian Orang yang menjadi harapan raja/orang besar. (lasak = masuk) (peti manian = tempat menyimpan barang berharga)
6 Jadi kuda beban Orang suruhan.
7 Jadi penghubung hujung lidah Orang yang menyampaikan pesan dari seseorang dalam suatu perundingan.
8 Jadi penghubung kaki tangan Tempat yang menjadi harapan atau kepercayaan yang selalu memberikan pertolongan.
9 Jadi penghubung mata telinga Tempat yang menjadi harapan atau kepercayaan yang selalu memberikan pertolongan.
10 Jadi teluk ulakan air Perundingan atau perdebatan yang berputar-putar/tidak ada ujungnya.
11 Jahit sudah, kelindan putus Habis tidak bersisa. (kelindan = benang pada jarum)
12 Jalan di tepi-tepi, benang arang orang jangan dipijak Hendaklah selalu bersopan santun (misalnya bila merantau ke negeri orang).
13 Jalan diasak orang lalu, cupak dipepat orang menggalas Adat istiadat dalam suatu negeri yang diubah oleh orang asing yang tinggal di negeri itu. (diasak = dipindahkan) (orang lalu = peladang) (pepat = rata)
14 Jalan mati lagi dicuba, inikan pula jalan binasa Orang yang berani dan tidak memilih apa yang ingin diperbuatnya.
15 Jalan raya titian batu Adat/aturan yang belum berubah. (titian = jembatan kecil)
16 Janda belum berlaki Gadis yang sudah ditinggalkan oleh lelaki yang pernah menjadi kekasihnya.
17 Janda berhias Janda yang belum memiliki keturunan.
18 Jangan bagai babi merasa gulai Orang hina tidak patut/pantas berjodoh dengan orang bangsawan.
19 Jangan bagai orang berjudi, menang mua, alah hendak berbela Mengerjakan pekerjaan yang sudah ada celanya, niscaya akhirnya hanya akan mendatangkan kerugian. (mua = melampaui)
20 Jangan bagai orang patah selera, banyak makan Pura-pura tidak mau, tetapi dalam hatinya sangat suka; munafik. (patah selera = tidak bernafsu makan)